Implementasi Kurikulum Merdeka (Kurmer) Di MTs Terpadu Roudlotul Qur’an
Pendidikan di masa pandemi yang dilakukan secara daring (online) menyebabkan masalah baru, salah satunya adalah berkurangnya kemampuan akademis siswa baik secara pengetahuan maupun keterampilan secara menyeluruh di berbagai daerah (Learning Loss). Kurikulum Merdeka (Kurmer) disusun sebagai upaya pemulihan pendidikan untuk mengatasi Loss Learning akibat pandemi yang melanda Indonesia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Upaya pendidikan ini dibutuhkan agar siswa mampu mengejar ketertinggalannya akibat terlalu lama belajar dalam kondisi darurat. Saat ini beberapa sekolah dibawah naungan Kementerian Pendidikan telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka (Kurmer).
Menyikapi hal tersebut, Madrasah Tsanawiyah Terpadu Roudlotul Qur’an yang masih menerapkan Kurikulum 13, berinovasi mengintegrasikan nilai kurmer kedalam kurikulum 13 utamanya pada penguatan pendidikan karakter melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Proyek Pelajar Rahmatan Lil Al-Amin (P2RA).
A. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
Pelajar Pancasila adalah perwujudan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila, dengan enam ciri utama
- Beriman, bertaqwa berakhlaq mulia adalah pelajar yang berakhlak dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa. Ia memahami ajaran agama dan kepercayaannya serta menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupannya sehari-hari
- Berkebhinekaan global mempertahankan budaya luhur, lokalitas dan identitasnya, dan tetap berpikiran terbuka dalam berinteraksi dengan budaya lain, sehingga menumbuhkan rasa saling menghargai dan kemungkinan terbentuknya dengan budaya luhur yang positif dan tidak bertentangan dengan budaya luhur bangsa
- Bergotong royong aitu kemampuan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama dengan suka rela agar kegiatan yang dikerjakan dapat berjalan lancar, mudah dan ringan.
- Mandiri, yaitu pelajar yang bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya.
- Bernalar kritis, yaitu mampu secara objektif memproses informasi baik kualitatif maupun kuantitatif, membangun keterkaitan antara berbagai informasi, menganalisis informasi, mengevaluasi dan menyimpulkannya.
- Kreatif mampu memodifikasi dan menghasilkan sesuatu yang orisinal, bermakna, bermanfaat, dan berdampak.
B. Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P2RA)
Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin adalah profil pelajar di madrasah yang mampu mewujudkan wawasan, pemahaman dan perilaku taffaquh fiddin sebagai kekhasan kompetensi di madrasah. Gagasan Rahmatan lil Alamin sesungguhnya adalah salah satu opsi merawat kebhinnekaan Indonesia tanpa harus mencabut tradisi dan kebudayaan yang ada. Mengembangkan konsep agama moderat di tengah umat sangatlah penting, khususnya di Indonesia. Karena di negara ini terdapat banyak aliran dalam agama, pola pikir yang beragam, dan multi-etnis.
Dalam implementasinya, Profil Pelajar Rahmatan lil Alaamin tidak terpisahkan dari proyek pengutan pelajar Pancasila. Profil pelajar rahmatan lil alamin didasarkan pada 10 prinsip yaitu:
1. Ta’addub (berkeadaban)
2. Qudwah (keteladanan)
3. Muwatanah (kewarganegaraan)
4.Tawassud (mengambil jalan tengah)
5. Tawazun (berimbang)
6. I’tidal (lurus dan tegak)
7. Musawah (kesetaraan)
8. Syura (musyawarah)
9. Tasamuh (toleransi)
10. Tathawur wal ibtikar ( dinamis dan inovatif)
Prinsip-prinsip Penguatan Karakter baik pada P5 maupun P2RA mengandung nilai-nilai karakter dan perilaku yang bisa diamati, dibiasakan, dan dievaluasi oleh guru. Implementasi Penguatan karakter tersebut dilakukan sebagai upaya MTs Terpadu Roudlotul Qur’an membentuk profil pelajar yang berakhlak terpuji, toleran, dan menjadi warga negara yang baik. Sesuai dengan jargon “MASTER RQ mencetak generasi terbaik”.
Sumber:
1.http://ditpsd.kemdikbud.go.id/hal/profil-pelajar-pancasila
2. https://www.imrantululi.net/berita
3. https://jateng.kemenag.go.id/2022/08/proyek-penguatan-pelajar-rahmatan-lil-alamin-dalam-implementasi-kurikulum-merdeka
Penulis : Astri Eka Endarwati,S.Pd.