Pentingnya Ekstrakurikuler

Pembelajaran di sekolah merupakan menu pokok yang wajib disediakan oleh pihak sekolah kepada siswa. Tentunya sekolah harus sadar dan memandang hal ini sebagai elemen yang harus mendapat perhatian lebih. Penyusunan kurikulum berdasarkan anjuran dari pemerintah dirasa kurang karena sekolah lain juga melakukan hal yang sama. Untuk itu, sekolah harus melakukan inovasi yang membuat sekolah tersebut berbeda dan memiliki nilai lebih dibanding sekolah lain yang menjadi pesaing.

            Secara umum, sekolah memiliki dua macam kegiatan pembelajaran yakni kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler (biasanya juga ditambahkan kokurikuler). Kegiatan intrakurikuler adalah proses pembelajaran yang mengacu pada struktur kurikulum sekolah dengan tujuan meningkatkan kemampuan akademik seorang siswa. Sekolah biasanya mengadopsi dari program yang telah diberikan pemerintah kemudian ditambah beberapa mata pelajaran yang menjadi muatan lokal sesuai dengan kebutuhan atau kearifan lokal disetiap sekolah. Selama ini, intrakurikuler selalu mendapat perhatian yang lebih dari pihak sekolah karena dianggap bersentuhan langsung dengan pemerintah. Baik atau buruknya kualitas sekolah ditentukan dari prestasi akademik semata. Padahal, selain intrakurikuler ada juga ekstrakurikuler yang harus dimiliki dan dikembangkan oleh sekolah. Meski sering dipandang sebagai kegiatan pelengkap, sebenarnya ekstrakurikuler merupakan kegiatan yang memiliki manfaat luar biasa. Hal ini dikarenakan ekstrakurikuler merupakan wadah menuangkan minat dan bakat yang dimiliki siswa. Tak jarang pula seorang siswa baru mengetahui potensi yang ada pada dirinya saat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Ada banyak contoh kegiatan ekstarkurikuler yang dapat dikembangkan sekolah, misalnya pramuka, sepak bola, futsal, voli, basket, KIR, PMR, komputer, banjari, paduan suara, jurnalistik, melukis, tari, dan masih banyak lagi.

            Sesuai dengan penjelasan sebelumnya—selain mengoptimalkan kegiatan intrakurikuler, sekolah harus mengembang kegiatan ekstrakurikuler sebagai domain yang tak kalah penting. Faktanya, beberapa siswa tampak lebih semangat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dibandingkan dengan intrakurikuler. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan pada kegiatan ekstrakurikuler mereka seolah menemukan jati diri mereka. Mereka seolah menemukan cara dalam menuangkan asprirasi dan potensi yang mereka miliki. Mereka dengan senang hati melakukan kegiatan ekstrakurikuler karena kegiatan tersebut yang mereka pilih sendiri. Tentunya ini sangat berbeda dengan pelajaran intrakurikuler yang mau tidak mau harus mereka lakukan.

            Singkatnya, beberapa siswa beranggapan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dinilai lebih penting dari intrakurikuler. Ekstrakurikuler dianggap lebih berdampak langsung pada diri mereka saat ini. Contoh, ada seorang siswa yang berturut-turut mendapat peringkat satu di sekolahnya. Ia juga mendapat juara 1 kompetisi sepak bola mewakili sekolahnya di tahun yang sama. Biasaanya siswa tersebut akan lebih bangga dikenal sebagai siswa yang mendapat juara satu dalam pertandingan sepak bola dibandingkan dengan peringkat satu dalam bidang akademik. Hal ini dikarenakan mereka seolah merasakan langsung hasil dari kerja keras yang mereka lakukan selama latihan. Bahkan tak jarang mereka tak sabar untuk menunggu hari dimana ekstrakurikuler itu dilaksanakan. mereka menganggap ekstrakurikuler adalah sebuah relaksasi ditengah jadwal dan tugas intrakurikuler yang tidak sedikit.

            Sayangnya masih banyak sekolah yang beranggapan bahwa kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan pelengkap saja. Banyak sekolah yang hanya menerapkan pramuka sebagai satu-satunya ekstrakurikuler yang mereka miliki. Penyebabnya bermacam-macam. Ada sekolah yang memang belum sadar akan pentingnya ektrakurikuler. Ada pula yang sekolah tersebut tidak memiliki SDM yang memadai dalam mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler. Tentunya ini menjadi hal yang sangat miris karena potensi dari ekstrakurikuler itu sendiri sangat besar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki siswa. Disamping itu prestasi yang didapat melalui kegiatan ekstrakurikuler dapat membantu sekolah untuk melakukan promosi kepada masyarakat.

            Dapat disimpulan bahwa sekolah yang memiliki ekstrakurikuler yang banyak dan bervariatif adalah sekolah yang memiliki kualitas satu langkah di depan sekolah yang tidak memiliki ekstrakurikuler atau ekstrakurikulernya terbatas. Selain itu, sekolah juga telah menerapkan fungsinya sebagai lembaga pendidikan karena telah berhasil memfasilitasi dan mengembangkan potensi siswa dibidang nonakademik.

Lamongan, 8 Agustus 2022

Roziq Fathul Husain, S.Pd.

Guru Bahasa Indonesia MTs. Terpadu Roudlotul Qur’an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *