PERAYAAN HARI RAYA IDUL ADHA 1441 H DI PONDOK PESANTREN ROUDLOTUL QUR’AN

Ada pemandangan yang berbeda di PP. Roudlotul Qur’an mulai Rabu, 29 Juli 2020. Hal ini dikarenakan para warga RQ mulai menyambut hari raya kedua umat islam yakni Hari Raya Idul Adha.

Idul Adha pada tahun ini sangat berbeda tidak seperti pada tahun sebelumnya. Biasanya sore hari menjelang malam takbir banyak santri yang dijemput oleh walinya untuk merayakan hari raya di rumah, tetapi karena tahun ini masih terdapat wabah Covid-19, maka para santri tidak diperbolehkan pulang sehingga panitia Idul Adha PP. Roudlotul Qur’an berkolaborasi dengan MA Sains Roudlotul Qur’an, dan MTs Terpadu Roudlotul Qur’an mengadakan kegiatan dan perlombaan yang dirancang sebegitu menarik dan meriah agar para santri merasakan semaraknya hari raya Idul Adha meskipun mereka jauh dari orangtua.

Sejak hari rabu dan kamis tanggal  29-30 Juli 2020 yang bertepatan dengan tanggal 8 dan 9 Dzulhijjah, warga RQ melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arofah, kemudian dilanjut pada kamis malam setelah sholat maghrib, pembacaan surat Yasin, Tahlil, dan Takbir di Masjid RQ.

Pada Jum’at, 31 Juli 2020 (10 Dzulhijjah),  dilaksanakan sholat Idul Adha, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban dari para Shohibul Qurban, setelah daging kurban dibagikan maka lomba masak sate pun dimulai. Lomba masak sate ini menarik sekali, para santri sampai rela antri karena begitu banyaknya yang ingin ambil bagian dalam perlombaan ini, meskipun panitia telah menyiapkan tempat bakaran sate yang begitu banyak mulai dari kompleks Rijal sampai kompleks DA.

Perlombaan masih berlanjut pada hari sabtu, 01 Agustus 2020. Sejak pagi pukul 07.00 WIB tampak hiruk pikuk santri di dapur pondok, mereka dengan telatennya meramu beberapa bumbu untuk dimasak bersama daging yang telah dibagikan oleh panitia Idul Adha. Peserta  tidak hanya dari santriwati saja lho, santriwan juga tidak mau kalah. Hal ini terbukti dari penilaian juri jika salah satu dari santriwan mendapatkan juara kedua memasak (Wooww kan calon suami idaman memang).

Hasil Kreasi Masakan Santri

Setelah lomba memasak selesai dilanjut dengan lomba qosidah, desain masker, dan Quotes bertemakan Idul Adha. Pada perlombaan Qosidah, panitia telah menetapkan sebuah lagu wajib yakni Li Khomsatun. Alasan panitia memilih lagu ini adalah selain sebagai bentuk dakwah dan syiar Islam, juga sebagai wirid penolak wabah terutama wabah Corona saat ini (Semoga dikabulkan oleh Allah SWT. Amin).

Penghayatan para santri saat membawakan lagu Li Khomsatun

Perlombaan dilanjutkan dengan desain masker, tujuannya agar para santri dapat menyalurkan krativitas dalam membuat masker yang praktis, higienis,dan estetis dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona. Hasil kreasi mereka tidak kalah dari pabrikan lho, meskipun hanya menggunakan alat dan bahan seadanya tapi buktinya mereka dapat menyulap masker polos menjadi kreasi yang sangat menakjubkan lho (semoga bisa diproduksi masal ya nak).

Pembuatan Masker Santri Roudlotul Qur’an

Setelah lomba desain masker selesai, maka tibalah perlombaan quotes. Lomba ini merupakan salah satu ajang kreativitas santri dalam menulis dan mendesain grafis.  Lomba quotes ini dikhususkan bagi santri MA Sains Roudlotul Qur’an yang tidak bermukim di pondok. Meski mereka di rumah tapi tidak menghalangi semangat mereka untuk berpartisipasi mengikuti perlombaan ini.  Dewan juri sampai kesulitan menentukan quotes terbaik dari18 quotes yang telah terseleksi.

Hasil Quotes Santri yang Telah Terseleksi

Kegiatan Idul Adha 1441 H ini kemudian ditutup dengan persembahan MAHAKARYA dari warga RQ. Acara disusun begitu meriah mulai dari pembukaan yang menampilkan video lagu Alangkah Indahnya, dilanjut dengan lantunan merdu sholawat Banjari Al-Amin, lalu dari para Asatidz yang tidak mau kalah yakni Story Telling Asatidz dengan 4 bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab (Keren  ya), setelah story telling dilanjut dengan tilawatil qur’an oleh ananda Priya Agustino,kemudian pembacaan puisi, stand up comedy, Cup Song, Takbir bersama, Mahalul Qiyam, Banjari, dan Tabur Kertas. Meriah sekali kan 

Kolase MAHAKARYA PP. Roudlotul Qur’an

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan tali silaturrahmi antar umat muslim khususnya warga RQ, serta menjadikan para santri generasi yang selalu mengingat dan meneledani ketakwaan nabi khususnya nabi Ibrahim dan Ismail, dan menumbuhkan generasi yang cerdas secara spiritual dan akademik sehingga tercipta para santri yang beriman dan mampu menghadapi perkembangan zaman. Amin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *