Siswa MA Sains RQ terpilih untuk mengikuti ASTEX 2020 di Singapura dan Malaysia

M. Hariz Izzudin, Siswa MA Sains Roudlotul Qur’an yang saat ini duduk di kelas XI Mia 1 ini terpilih untuk mengikuti  Asean Technopreneur Exchange (Astex) 2020  di Malaysia dan Singapura selama tanggal 7-15 Januari. 

M. Hariz Izzudin adalah siswa yang berhasil merancang Prototype Aplikasi GoCak yang berguna untuk melesatarikan Becak di Lamongan.  Selama proses berguru dalam Asean Technopreneur Exchange ini, Hariz bersama beberapa pemuda berprestasi dari Lamongan lainnya akan diajak ke kampus-kampus, UMKM dan orang-orang kaya di Malaysia dan Singapura. Asean Technopreneur Exchange 2020 ini bisa menghasilkan karya-karya yang internasional.

Asean Technopreneur Exchange bertujuan untuk membangun kapasitas para pemuda Lamongan dengan berbagi pengetahuan tentang kewirausahaan yang berbasis teknologi. Selama di dua negara tetangga tersebut, para pemuda akan belajar tata kelola kewirausahaan, melihat program dan pelaksanaannya.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan, M. Muhadjir menyebut Asean Technopreneur Exchange 2020 ini menjadi sejarah baru bagi Lamongan, karena baru pertama kalinya dilakukan Lamongan. Menurutnya, para pemuda Lamongan ini melangkah cukup cepat dengan bisa mempelajari teknologi di Malaysia dan Singapura. “Kunjungan ini tidak hanya sekedar silaturahmi, tapi dihadapkan pada misi jauh ke depan, bagaimana kewirausahaan bisa diaplikasikan di Lamongan, di Indonesia. Bisa bekerjasama dengan UMKM disana, sehingga bisa membuka pasar di sana,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *